Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas
Christina Pasaribu
1 day ago

Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas

Temukan mengapa panduan ISO 37001 penting untuk industri bioteknologi dan farmasi. Pelajari bagaimana implementasi ISO 37001 dapat meningkatkan kepatuhan hukum, mencegah penyuapan, dan meningkatkan integritas di sektor ini.

Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas

Gambar Ilustrasi Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas

Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas
Baca Juga

Dari Lab ke Pasar: Ketika Inovasi Bertemu dengan Risiko Suap

Bayangkan sebuah tim peneliti di perusahaan bioteknologi lokal yang baru saja menemukan terobosan untuk penyakit langka. Perjalanan dari temuan di lab hingga obat yang tersedia di apotek penuh dengan titik kritis: uji klinis multinasional, interaksi dengan otoritas kesehatan, negosiasi dengan distributor, dan tender proyek fasilitas produksi. Di setiap titik ini, tanpa sistem yang kokoh, godaan untuk "mempercepat" proses dengan cara yang tidak etis bisa muncul. Inilah realitas kelam yang sering menjadi blind spot di industri yang mengusung misi mulia. Faktanya, industri farmasi dan perangkat medis secara global konsisten berada dalam peringkat atas sektor dengan risiko korupsi tertinggi menurut Transparency International. Di Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berulang kali mengingatkan tentang kerentanan sektor kesehatan terhadap praktik suap, terutama dalam pengadaan dan perizinan. Lalu, bagaimana perusahaan biotek dan farmasi bisa melindungi inovasi dan reputasinya sambil tetap kompetitif? Jawabannya terletak pada kerangka kerja yang bukan sekadar aturan, tapi budaya: Panduan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti-Penyuapan.

Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas
Baca Juga

Memahami Peta Medan: Apa Itu ISO 37001 dan Relevansinya di Sektor Life Sciences

ISO 37001 bukanlah sekadar sertifikat untuk dipajang di dinding. Ia adalah sistem manajemen yang komprehensif yang dirancang untuk membantu organisasi mencegah, mendeteksi, dan menanggapi tindakan penyuapan. Ia menyediakan kerangka kebijakan, prosedur, dan kontrol yang dapat diadaptasi sesuai dengan ukuran perusahaan dan profil risikonya.

Inti dari Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

Standar ini dibangun di atas prinsip-prinsip seperti kepemimpinan dan komitmen dari manajemen puncak, penilaian risiko penyuapan yang berkelanjutan, due diligence terhadap pihak ketiga, kontrol keuangan dan non-keuangan, serta pelatihan dan komunikasi yang efektif. Yang membedakannya adalah pendekatannya yang proportional; risiko perusahaan startup bioteknologi yang sedang mengurus izin edar BPOM tentu berbeda dengan risiko perusahaan farmasi multinasional yang mengikuti tender pemerintah skala besar.

Mengapa Sektor Biotek dan Farmasi Sangat Rentan?

Industri ini beroperasi dalam ekosistem yang unik dan berisiko tinggi. Interaksinya melibatkan banyak stakeholder kunci: dokter, rumah sakit, lembaga penelitian, otoritas regulasi (seperti BPOM dan Kemenkes), distributor, dan pemerintah sebagai pembeli melalui program JKN. Setiap interaksi ini berpotensi menjadi celah jika tidak dikelola dengan transparansi. Misalnya, pembiayaan acara edukasi medis, pemberian sampel produk, atau konsultansi dengan tenaga ahli eksternal harus memiliki batasan dan pencatatan yang sangat jelas untuk menghindari tuduhan sebagai bentuk suap terselubung.

Pengalaman langsung menunjukkan bahwa salah satu titik rawan adalah dalam proses due diligence mitra distribusi atau agen lokal. Sebuah perusahaan farmasi asing mungkin bergantung pada mitra lokal untuk memahami "tata cara" setempat. Tanpa kerangka ISO 37001 yang kuat, perusahaan induk bisa terpapar risiko yang dilakukan oleh mitra tersebut. Penerapan standar ini memaksa perusahaan untuk memetakan dan memitigasi risiko tersebut secara formal.

Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas
Baca Juga

Alasan Strategis: Mengapa Menerapkan ISO 37001 Bukan Pilihan Lagi, Melainkan Keharusan

Di era di mana integritas menjadi mata uang baru, kepatuhan hukum semata tidak lagi cukup. Perusahaan perlu berinvestasi pada trust dan reputasi.

Melindungi Aset Terpenting: Reputasi dan Lisensi Beroperasi

Skandal suap dapat menghancurkan reputasi perusahaan yang dibangun puluhan tahun dalam sekejap. Bagi perusahaan biotek yang bergantung pada kepercayaan investor dan komunitas ilmiah, hal ini bisa fatal. Penerapan ISO 37001 berfungsi sebagai safety net yang menunjukkan kepada dunia bahwa perusahaan serius mengelola risiko integritas. Ini menjadi bukti konkret bagi otoritas perizinan seperti yang terintegrasi dalam OSS RBA bahwa perusahaan memiliki tata kelola yang baik, yang dapat memperlancar proses evaluasi kepatuhan.

Memenuhi Tuntutan Regulasi Global dan Persyaratan Tender

Regulasi anti-suap seperti Foreign Corrupt Practices Act (AS) dan UK Bribery Act memiliki yurisdiksi ekstrateritorial. Perusahaan Indonesia yang bermitra atau ingin menjual produk ke negara dengan regulasi ketat akan sangat diuntungkan dengan sertifikasi ISO 37001 sebagai bukti pencegahan. Selain itu, dalam dunia tender, terutama yang didanai oleh lembaga internasional atau pemerintah, memiliki sistem manajemen anti-penyuapan yang tersertifikasi seringkali menjadi nilai tambah atau bahkan persyaratan wajib. Ini membuka gateway untuk peluang bisnis yang lebih besar dan lebih kredibel.

Menciptakan Kultur Integritas dari Lab Hingga ke Lapangan

Manfaat terbesar seringkali bersifat internal. ISO 37001 mendorong terciptanya budaya di mana setiap karyawan, dari ilmuwan peneliti hingga tenaga penjualan, memahami batasan dan kewajibannya. Pelatihan yang terstruktur membuat tim bisa fokus pada inovasi dan penjualan yang sehat, tanpa dibayangi ketakutan melanggar aturan yang tidak jelas. Ini juga melindungi karyawan itu sendiri dari tekanan untuk terlibat dalam praktik yang tidak etis.

Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas
Baca Juga

Panduan Implementasi: Membangun Sistem Anti-Penyuapan yang Efektif dan Hidup

Implementasi ISO 37001 bukan proyek one-off, tapi perjalanan transformasi budaya. Berikut adalah langkah-langkah krusial yang perlu dipertimbangkan.

Komitmen Tanpa Syarat dari Top Management

Segala sesuatu dimulai dari puncak. Dewan direksi dan CEO harus menjadi motor dan wajah dari komitmen anti-penyuapan. Ini berarti tidak hanya mengalokasikan anggaran, tetapi juga secara aktif menyuarakan pentingnya integritas dalam setiap kesempatan dan memastikan kebijakan berlaku untuk semua level, tanpa pengecualian. Pernyataan komitmen ini harus terdokumentasi dan dikomunikasikan secara luas.

Melakukan Risk Assessment yang Mendalam dan Kontekstual

Setiap perusahaan memiliki peta risiko yang unik. Proses assessment harus mengidentifikasi aktivitas, proyek, mitra, dan negara yang berisiko tinggi. Dalam konteks farmasi, perhatikan proses seperti: interaksi dengan tenaga medis, partisipasi dalam tender proyek pemerintah, pengurusan sertifikasi produk di BPOM, dan kerja sama dengan contract research organization (CRO). Assessment ini harus hidup dan diperbarui secara berkala, terutama ketika perusahaan masuk ke pasar baru atau meluncurkan produk baru.

Merancang Kontrol Prosedural dan Finansial yang Kuat

Ini adalah jantung dari sistem. Beberapa kontrol kritis meliputi:

  • Prosedur Pemberian dan Pencatatan Hadiah & Hiburan: Menetapkan nilai maksimal, tujuan yang jelas, dan persetujuan berjenjang untuk setiap pemberian kepada pihak eksternal.
  • Due Diligence terhadap Pihak Ketiga: Sebelum menandatangani kontrak dengan distributor, agen, atau konsultan, lakukan pemeriksaan latar belakang integritas mereka. Lembaga seperti Dewan Kodefikasi Medik Indonesia dapat menjadi referensi untuk memverifikasi kredensial tenaga medis mitra.
  • Kontrol Keuangan: Menerapkan sistem persetujuan multi-level untuk pembayaran yang tidak biasa, rekonsiliasi akun secara teratur, dan audit internal yang fokus pada transaksi berisiko.
  • Pelatihan dan Kesadaran: Mengembangkan modul pelatihan yang relevan untuk berbagai peran, misalnya modul khusus untuk tim Regulatory Affairs yang berurusan dengan pemerintah, atau tim Sales & Marketing yang bertemu dokter.

Membangun Mekanisme Pelaporan dan Investigasi yang Dipercaya

Karyawan dan pihak eksternal harus memiliki saluran yang aman dan rahasia untuk melapor jika mencurigai adanya pelanggaran. Sistem whistleblowing ini harus dijamin non-retalisasi. Setiap laporan harus diselidiki secara independen dan objektif oleh tim atau pihak yang kompeten, mungkin melibatkan konsultan HSE dan kepatuhan yang berpengalaman. Temuan investigasi harus ditindaklanjuti dengan tindakan korektif dan disipliner yang jelas.

Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas
Baca Juga

Mengatasi Tantangan dan Mengukur Kesuksesan

Jalan menuju sertifikasi penuh tentu ada hambatannya. Seringkali, resistensi datang dari anggapan bahwa sistem ini akan memperlambat bisnis atau "tidak sesuai dengan budaya lokal". Kunci mengatasinya adalah dengan menunjukkan bahwa sistem ini justru melindungi bisnis dan memastikan keberlangsungannya dalam jangka panjang. Ukuran kesuksesan tidak hanya pada sertifikat yang didapat, tetapi pada indikator seperti penurunan laporan insiden, peningkatan skor dalam survei budaya integritas, kelancaran dalam proses audit eksternal, dan yang terpenting, rasa percaya diri tim dalam menjalankan bisnis secara etis di medan yang kompleks.

Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas Pentingnya Panduan ISO 37001 di Bioteknologi dan Farmasi - Meningkatkan Kepatuhan dan Integritas
Baca Juga

Kesimpulan: Integritas sebagai Fondasi Inovasi yang Berkelanjutan

Penerapan panduan ISO 37001 di industri bioteknologi dan farmasi adalah langkah strategis yang menjembatani antara misi mulia menyelamatkan hidup dengan praktik bisnis yang tangguh dan beretika. Ini lebih dari sekadar kepatuhan; ini adalah investasi pada reputasi, mitigasi risiko yang proaktif, dan pondasi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Di pasar yang semakin kompetitif dan transparan seperti Indonesia, perusahaan yang dapat membuktikan integritasnya akan menjadi pilihan utama bagi pasien, mitra, dan investor.

Membangun sistem ini membutuhkan panduan yang tepat. Jika Anda siap untuk memperkuat fondasi integritas perusahaan Anda dan menjelajahi proses sertifikasi ISO 37001, Jakon siap menjadi mitra strategis Anda. Kami memahami kompleksitas unik sektor life sciences dan dapat membantu Anda menerapkan sistem yang tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga benar-benar hidup dalam operasional sehari-hari. Kunjungi MutuCert.com hari ini untuk memulai percakapan tentang bagaimana kami dapat mendukung perjalanan kepatuhan dan keunggulan bisnis Anda.

Artikel Lainnya yang direkomendasikan untuk Anda