Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita
Christina Pasaribu
1 day ago

Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita

Temukan pentingnya panduan ISO 45001 dalam industri media dan komunikasi untuk meningkatkan keselamatan kerja dan kesehatan karyawan. Pelajari manfaat, persyaratan, dan langkah-langkah implementasi ISO 45001 serta bagaimana hal itu dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan di sektor ini.

Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita

Gambar Ilustrasi Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita

Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita
Baca Juga

Dibalik Layar yang Berisiko: Tantangan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Industri Media

Bayangkan seorang jurnalis investigasi yang harus meliput di lokasi konflik, seorang kamerawan yang mengangkat peralatan berat di tengah kerumunan demo, atau editor yang menghabiskan berjam-jam di depan monitor dengan deadline yang mencekik. Ini bukan sekadar gambaran dramatis, ini adalah realitas sehari-hari di industri media dan komunikasi. Sementara berita yang disajikan terlihat mulus di layar, di baliknya tersimpan potensi risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang kompleks dan sering kali terabaikan. Dunia yang dinamis dan serba cepat ini membutuhkan kerangka kerja yang solid untuk melindungi aset terpentingnya: manusia di balik setiap konten.

Faktanya, industri kreatif dan media sering kali luput dari sorotan serius terkait K3. Risikonya tidak sebatas fisik seperti kecelakaan di lapangan, tetapi juga mencakup beban kerja mental (mental workload), stres kronis akibat tekanan deadline, hingga potensi gangguan psikososial dari materi-materi traumatis yang harus diliput. Tanpa sistem yang terstruktur, perusahaan media berisiko mengalami turnover tinggi, penurunan kualitas karya, dan tentu saja, insiden yang dapat merugikan semua pihak. Di sinilah kerangka kerja internasional seperti ISO 45001:2018 – Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) – muncul bukan sebagai sekadar formalitas, tetapi sebagai panduan hidup (living guide) yang vital.

Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita
Baca Juga

Memahami ISO 45001: Bukan Hanya untuk Pabrik atau Konstruksi

Banyak yang mengira ISO 45001 hanya relevan untuk sektor manufaktur, minyak dan gas, atau konstruksi yang penuh dengan risiko fisik tinggi. Ini adalah miskonsepsi yang berbahaya. ISO 45001 adalah standar sistem manajemen yang berlaku universal, dirancang untuk mengelola semua aspek K3 di setiap jenis organisasi, termasuk perusahaan media, rumah produksi, stasiun TV, radio, hingga platform digital. Intinya adalah pendekatan berbasis proses dan risiko (risk-based thinking), yang sangat cocok dengan karakteristik kerja di media yang tidak linear dan penuh dinamika.

Prinsip Inti yang Relevan dengan Dunia Media

Standar ini dibangun di atas beberapa prinsip kunci. Pertama, kepemimpinan dan komitmen pekerja. Ini berarti pimpinan redaksi, produser, dan manajer harus secara aktif menunjukkan komitmen pada K3, bukan hanya sekadar perintah dari atas. Kedua, pendekatan berbasis risiko. Perusahaan perlu secara proaktif mengidentifikasi bahaya—mulai dari risiko perjalanan dinas jurnalis, ergonomi workstation editor, hingga potensi serangan siber yang menyebabkan stres—lalu mengevaluasi dan mengendalikannya. Ketiga, perbaikan berkelanjutan. Sistem K3 bukan dokumen yang disimpan rapi, tetapi proses yang terus dievaluasi dan ditingkatkan seiring perkembangan jenis pekerjaan dan teknologi di industri.

Bahaya Terselubung di Ruang Redaksi dan Lapangan

Mari kita uraikan risiko spesifik di industri media. Di lapangan, jurnalis dan kru menghadapi bahaya fisik langsung: kerumunan massa, kondisi cuaca ekstrem, kecelakaan perjalanan, hingga kekerasan fisik. Sementara di ruang redaksi atau studio, bahayanya lebih tersamar (insidious): repetitive strain injury (RSI) karena mengetik lama, gangguan penglihatan akibat layar, burnout karena tuntutan kerja 24/7, dan trauma sekunder akibat terus-menerus terpapar konten kekerasan atau bencana. ISO 45001 memaksa organisasi untuk memetakan semua bahaya ini secara sistematis, tidak hanya yang terlihat jelas.

Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita
Baca Juga

Mengapa Media dan Komunikasi Sangat Membutuhkan ISO 45001?

Implementasi ISO 45001 di industri media bukanlah biaya, melainkan investasi strategis yang memberikan return on investment (ROI) nyata, baik secara finansial maupun reputasi. Di era di mana kesadaran akan kesejahteraan mental (mental wellbeing) semakin tinggi, perusahaan media yang menunjukkan kepedulian akan menjadi employer of choice bagi talenta-talenta terbaik.

Melindungi Aset Intelektual dan Kreativitas

Aset utama perusahaan media adalah kreativitas, kecepatan, dan akurasi para karyawannya. Staf yang kelelahan, stres, atau merasa tidak aman secara psikologis tidak akan dapat menghasilkan karya yang brilian dan kritis. Dengan mengurangi beban kerja berlebih (overwork) dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, ISO 45001 secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas jurnalisme dan konten kreatif. Ini adalah langkah konkret untuk sustainability bisnis media itu sendiri.

Mematuhi Regulasi dan Meningkatkan Reputasi

Di Indonesia, meski Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan peraturan turunannya seperti Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja sudah ada, implementasinya di sektor jasa seperti media sering kali kurang optimal. Memiliki sertifikasi ISO 45001 dari lembaga sertifikasi yang diakui menunjukkan bahwa perusahaan telah melampaui compliance dasar dan berkomitmen pada standar global. Reputasi ini sangat berharga, baik di mata pemegang saham, mitra bisnis, maupun publik yang semakin kritis.

Mengurangi Biaya Tersembunyi dan Gangguan Operasional

Insiden K3, seperti jurnalis yang cedera di lapangan atau editor yang mengalami gangguan muskuloskeletal, menyebabkan biaya langsung (pengobatan) dan tidak langsung yang besar. Biaya tidak langsung ini termasuk hilangnya produktivitas, pelatihan pengganti, penundaan produksi, hingga potensi tuntutan hukum. Sistem ISO 45001 membantu mencegah insiden tersebut, sehingga operasional pemberitaan dan produksi konten dapat berjalan lancar tanpa gangguan yang tidak terduga.

Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita
Baca Juga

Langkah-Langkah Konkret Mengimplementasikan ISO 45001 di Perusahaan Media

Implementasi ISO 45001 membutuhkan pendekatan yang terukur dan melibatkan seluruh level organisasi. Berikut adalah peta jalan (roadmap) yang dapat diadaptasi.

Membangun Komitmen dan Memahami Konteks Organisasi

Langkah pertama dan terpenting adalah komitmen dari top management. Pimpinan perusahaan harus mendorong dan mengalokasikan sumber daya untuk inisiatif ini. Selanjutnya, lakukan analisis konteks organisasi: identifikasi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) seperti karyawan, serikat pekerja, regulator, dan masyarakat, serta pahami kebutuhan dan ekspektasi mereka terkait K3. Untuk memastikan pemahaman yang mendalam terhadap regulasi lokal, konsultasi dengan ahli K3 yang berpengalaman di sektor jasa dapat menjadi langkah yang bijak.

Melakukan Risk Assessment yang Mendalam dan Spesifik

Ini adalah jantung dari ISO 45001. Bentuk tim yang terdiri dari perwakilan berbagai divisi—redaksi, produksi, HR, dan teknisi—untuk mengidentifikasi bahaya. Gunakan metode seperti job safety analysis (JSA) untuk setiap peran: apa bahaya saat reporter melakukan wawancara via telepon? Apa risiko ergonomi bagi video editor? Bagaimana prosedur evakuasi jika terjadi kebakaran di studio? Penilaian ini harus mencakup risiko fisik, psikososial, dan ergonomi. Dokumentasikan semua temuan dan tentukan langkah pengendaliannya.

Membangun Dokumentasi dan Komunikasi yang Efektif

Sistem tidak akan berjalan tanpa dokumentasi yang jelas namun tidak berbelit. Siapkan kebijakan K3, tujuan yang terukur (misalnya, mengurangi keluhan sakit punggung sebesar 20% dalam setahun), prosedur operasional, serta catatan-catatan penting. Komunikasikan ini secara efektif kepada semua karyawan melalui pelatihan, briefing rutin, dan kanal internal. Pastikan ada mekanisme pelaporan bahaya dan insiden yang mudah diakses dan tanpa rasa takut akan retaliation.

Pelaksanaan, Pemantauan, dan Perbaikan Berkelanjutan

Implementasikan semua rencana pengendalian risiko. Lakukan pemantauan secara berkala, misalnya dengan audit internal, inspeksi workstation, dan survei kepuasan karyawan terkait K3. Tinjau kinerja K3 dalam rapat manajemen rutin. Ketika terjadi ketidaksesuaian atau insiden, lakukan investigasi akar penyebab (root cause analysis) dan ambil tindakan korektif. Siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) dalam ISO 45001 memastikan sistem ini terus hidup dan berkembang sesuai kebutuhan perusahaan.

Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita
Baca Juga

Masa Depan yang Lebih Aman dan Berkelanjutan untuk Industri Media

Mengadopsi ISO 45001 adalah pernyataan visi. Ini menunjukkan bahwa perusahaan media tidak hanya peduli pada kebenaran informasi yang disampaikan, tetapi juga pada kebenaran dan kesejahteraan di balik proses pembuatannya. Di tengah disrupsi digital dan tekanan bisnis yang makin tinggi, membangun budaya kerja yang aman dan sehat adalah fondasi untuk ketangguhan (resilience) organisasi.

Standar ini sejalan dengan tren global seperti ESG (Environmental, Social, and Governance) di mana aspek 'Social' mencakup kesejahteraan pekerja. Perusahaan media yang unggul dalam K3 akan lebih menarik bagi investor, talenta muda, dan konsumen yang beretika. Ini bukan lagi tentang sekadar menghindari kecelakaan, tetapi tentang menciptakan ekosistem kerja di mana kreativitas dan jurnalisme yang bertanggung jawab dapat tumbuh subur.

Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita Pentingnya Panduan ISO 45001 di Media dan Komunikasi - Menjaga Keselamatan di Dunia Berita
Baca Juga

Kesimpulan dan Langkah Awal Anda

Penerapan panduan ISO 45001 di industri media dan komunikasi adalah sebuah keniscayaan untuk membangun lingkungan kerja yang manusiawi, produktif, dan berkelanjutan. Dari ruang redaksi yang bebas dari burnout hingga peliputan di lapangan yang terjamin keselamatannya, setiap langkah implementasi adalah investasi pada masa depan industri ini.

Memulai perjalanan menuju sertifikasi ISO 45001 mungkin terasa kompleks, tetapi Anda tidak perlu melakukannya sendirian. Jakon hadir sebagai mitra strategis Anda. Dengan pengalaman mendalam di bidang konsultansi sistem manajemen dan pemahaman spesifik terhadap tantangan di sektor jasa dan kreatif, tim ahli kami siap memandu perusahaan media Anda melalui setiap tahapan—dari gap analysis, penyusunan dokumentasi, pelatihan, hingga persiapan audit sertifikasi. Kunjungi jakon.info hari ini untuk menjadwalkan konsultasi awal dan mari kita wujudkan dunia media yang tidak hanya informatif, tetapi juga aman dan sehat bagi setiap pahlawan di balik berita.

Artikel Lainnya yang direkomendasikan untuk Anda